Raden Mubal
Semprot Lover
- Daftar
- 9 Oct 2016
- Post
- 208
- Like diterima
- 45
DUH SHINTA, (Dialog Rahwana pada bulan)
Salahkah aku yang mencintaimu?
Tak pernah sekalipun aku mengumbar nafsuku padamu.
Ku kubiarkan anggun menawan dengan senyuman.
Tak pernah aku biarkan seatom debu pun mengenaimu.
Bahkan aku siap membunuh Bathara Surya jika sinarnya membakar kulitmu.
Duh Shinta, Shinta.
Tak pernah aku mampu marah saat mendengarmu mencaciku.
Dengan telaten aku dengar tiap kata yang keluar dari bibir tipismu.
Selama 12 tahun aku menikmati segalanya.
Duh Shinta, Shinta.
Sungguh aku tak mampu lagi menimba air mataku yang menetes dihatiku.
Sebab airmataku telah menyumur tanpa dasas dalam meratapi sedihmu.
Bahkan semua yang nekat tersenyum di depan tangismu akan aku bunuh.
Duh Shinta, Shinta
Tidakkah keindahan taman Arga Soka mengubah pandanganmu padaku.
Dengan berani aku menantang Tuhan Shinta.
Aku berkata "Oh Tuhan jika cintaku pada Shinta terlarang, Mengapa kau bangun dengan megah rasa di sukmaku"
Duh Shinta, Shinta.
Memang benar jika menikah itu nasip. dan mencintai itu takdir.
Aku bisa merencanakan untuk menikahimu.
Namun ternyata cintamu hanya untuh Rama, Shinta.
Shinta dengarlah aku.
Memang aku Raja Raksasa yang buruk rupa.
Tapi ingatlah Shinta, cintaku tak kalah megah jika dibandingkan dengan khayangan Giri Kalasa
06 Sept 16
Salahkah aku yang mencintaimu?
Tak pernah sekalipun aku mengumbar nafsuku padamu.
Ku kubiarkan anggun menawan dengan senyuman.
Tak pernah aku biarkan seatom debu pun mengenaimu.
Bahkan aku siap membunuh Bathara Surya jika sinarnya membakar kulitmu.
Duh Shinta, Shinta.
Tak pernah aku mampu marah saat mendengarmu mencaciku.
Dengan telaten aku dengar tiap kata yang keluar dari bibir tipismu.
Selama 12 tahun aku menikmati segalanya.
Duh Shinta, Shinta.
Sungguh aku tak mampu lagi menimba air mataku yang menetes dihatiku.
Sebab airmataku telah menyumur tanpa dasas dalam meratapi sedihmu.
Bahkan semua yang nekat tersenyum di depan tangismu akan aku bunuh.
Duh Shinta, Shinta
Tidakkah keindahan taman Arga Soka mengubah pandanganmu padaku.
Dengan berani aku menantang Tuhan Shinta.
Aku berkata "Oh Tuhan jika cintaku pada Shinta terlarang, Mengapa kau bangun dengan megah rasa di sukmaku"
Duh Shinta, Shinta.
Memang benar jika menikah itu nasip. dan mencintai itu takdir.
Aku bisa merencanakan untuk menikahimu.
Namun ternyata cintamu hanya untuh Rama, Shinta.
Shinta dengarlah aku.
Memang aku Raja Raksasa yang buruk rupa.
Tapi ingatlah Shinta, cintaku tak kalah megah jika dibandingkan dengan khayangan Giri Kalasa
06 Sept 16